Tiga Lapak Kontainer di Pasar Kuliner Pasar Sentral Timika Terbakar

banner 120x600

MPN – MIMIKA. Kebakaran yang terjadi di Pasar Sentral Timika, Senin (12/01) 2026 menghanguskan tiga lapak kontainer milik pedagang. Peristiwanya diduga dipicu oleh kelalaian pemilik lapak saat meninggalkan kompor gas dalam kondisi masih menyala.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustinus Rahaded, S.Sos., M.Si menjelaskan bahwa kebakaran bermula dari ledakan kompor gas yang tidak dimatikan dengan baik. Percikan api kemudian menyambar instalasi listrik dan dengan cepat membakar tiga kontainer dagang di lokasi tersebut.

“Berdasarkan hasil sementara, kebakaran terjadi akibat kelalaian pemilik lapak yang tidak memastikan kompor gas dalam kondisi mati. Ledakan memicu percikan arus listrik hingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan tiga kontainer,” ujar Agustinus.

Mengetahui kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mimika segera mengerahkan tujuh unit armada ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat sehingga tidak merembet ke lapak lainnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi masih dalam pendataan,” tambahnya.

Agustinus mengimbau seluruh pedagang yang menempati lapak kontainer di Pasar Kuliner Pasar Sentral Timika, agar lebih waspada dan disiplin dalam menjaga keselamatan.

“Kami mengingatkan para pedagang untuk selalu memastikan kompor gas, kompor manual, serta aliran listrik sudah dimatikan sebelum meninggalkan tempat usaha, guna menghindari kejadian serupa,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Mimika dalam waktu dekat akan menggelar sosialisasi dan simulasi penanganan kebakaran kepada masyarakat, khususnya para pedagang di kawasan pasar.

“Kami akan melakukan sosialisasi sekaligus praktik simulasi agar warga memahami langkah cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat kebakaran,” tutup Agustinus.

Penulis: Yasin KelderakEditor: Sam Wanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *