Nabire (MPN). Rabu (14/1/2026) — Seorang siswa SMP Negeri 4 Nabire menjadi korban pengeroyokan yang diduga melibatkan anak Kepala Dapur SPPG Kalisusu. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIT di depan SD Yapis Nabire.

Korban berinisial CRP, siswa kelas IX E yang berdomisili di Jalan Semarang. Berdasarkan keterangan pihak sekolah, korban dikeroyok oleh enam orang, salah satunya berinisial FY, dan telah menjalani visum di RSUD Sriwini Nabire. Hingga kini korban masih merasakan sakit di bagian tulang rusuk dan pusing di kepala.
Kepala Sekolah SMPN 4 Nabire, H. Suwandi, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal dari ketegangan di lingkungan sekolah sehari sebelumnya yang sempat diselesaikan secara damai di Polsek Nabarua, namun kemudian berlanjut di luar sekolah hingga berujung pada tindak kekerasan.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Nabire dan saat ini masih dalam proses penyidikan. Pihak keluarga korban juga telah menyerahkan rekaman CCTV sebagai barang bukti. Kepala sekolah menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum hingga tuntas dan meminta laporan tidak dicabut demi memberikan efek jera.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, S.Pd., M.M., menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Kalisusu dihentikan sementara mulai Kamis, 15 Januari 2026, tidak hanya di SMPN 4 Nabire tetapi juga di sejumlah sekolah lain sebagai bahan evaluasi.
Orang tua korban berharap aparat penegak hukum dan Pemerintah Daerah bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang, serta menjamin keamanan siswa dan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai tujuan nasional.














