MPN – MIMIKA. Sebanyak 170 anak di Kampung Nawaripi menerima Sakramen Krisma yang diberi oleh yang mulia Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A di Gereja Katolik Stasi St. Agustinus Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.
Dalam khotbahnya dalam ibadah Minggu (25/02) pagi, Uskup Bernardus Baru menuturkan, anak yang menerima Sakramen Krisma bukan sekadar seremonial biasa, melainkan sebagai tanda pengutusan untuk menjadi saksi di tengah-tengah dunia.
Uskup menambahkan, umat yang telah menerima sakramen ini harus berani bersuara, memperjuangkan hak-hak masyarakat, serta mempertahankan iman sebagai umat Katolik yang sejati.
“Menerima sakramen krisma adalah panggilan untuk berani bersaksi dan berperan aktif dalam kehidupan sosial serta iman,” ungkap Bernardus.
Acara penerimaan Sakramen Krisma ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para umat Katolik serta masyarakat asli Mimika Nawaripi dari suku Kamoro yang turut mendukung dan menjadi peserta yang menerima sakramen sebagai bagian dari perjalanan iman mereka.
Salah Satu Ketua Kombas di Nawaripi, Simon Petrus Maoromako menuturikan, Krisma merupakan pesta iman dalam Gereja Katolik. Pada Sakramen Krisma itu, anak-anak diutus ke tengah dunia untuk bersaksi tentang kebenaran, keadilan, kejujuran. Anak-anak juga diminta untuk beraksi tentang iman kristiani yang mereka imami di tengah-tengah masyarakat.














