BGN Pastikan Kesiapan Dapur MBG di Nabire, Tekankan Standar Kebersihan

banner 120x600

Nabire – MPN. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nabire melalui pemantauan langsung ke sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPBG). Monitoring dilakukan sejak pagi hari untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, mengatakan pemantauan dilakukan di empat dapur. Salah satunya Dapur Kali Susu 002, dapur baru milik Yayasan Alfa Benedict Jaya, yang pada hari pertama operasionalnya melayani sekitar 700 siswa.

“Pelayanan di dapur tersebut berjalan dengan baik dan maksimal,” ujar Marsel kepada awak media saat ditemui di salah satu Cafe & Eatery di Jalan Merdeka, Oyehe. Senin (26/01/2026).

Selain itu, BGN juga meninjau Dapur Kali Susu 1 yang tengah dipersiapkan untuk kembali beroperasi sambil menunggu surat edaran resmi. Pemantauan dilanjutkan ke Dapur SPBG Bumirejo 002 di Jayanti yang telah siap dan tinggal menunggu waktu pengaktifan.

Dalam kunjungan ke Dapur DDI Buchen Nabarua, BGN menemukan sejumlah catatan terkait kebersihan dan sanitasi dapur. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan permintaan pembenahan manajemen dapur agar kebersihan dapat dijaga secara konsisten.

“Kami meminta seluruh karyawan memastikan dapur selalu bersih di setiap pergantian shift, mulai dari datang hingga selesai bekerja,” jelasnya.

Marsel menegaskan kualitas gizi makanan anak-anak sepenuhnya berada di bawah pengawasan tenaga ahli gizi. Selama pengawasan dilakukan sesuai standar, mutu dan keamanan gizi makanan dipastikan terjamin.

Saat ini terdapat sekitar 12 dapur MBG di Kabupaten Nabire, dengan 10 dapur telah beroperasi. BGN berharap seluruh dapur dapat menjaga kualitas gizi, kebersihan, dan disiplin SOP guna mendukung peningkatan kesehatan anak serta penurunan angka stunting.

“Pelaksanaan MBG di Papua sangat sensitif. Karena itu seluruh dapur harus patuh SOP agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” pungkas Marsel.

Penulis: FNEditor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *