Nabire, MPN — Polres Nabire melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama, Kasat, Kapolsek, serta pengukuhan salah satu Kabag dalam jajaran Polres Nabire. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Legawa Polres Nabire, Rabu pagi sekitar pukul 09.30 WIT.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan motivasi dan kinerja personel, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. kepada awak media, Rabu (4/2/2026).
“Pergantian pimpinan adalah momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan. Semua hal positif yang telah dilakukan pejabat lama harus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan oleh pejabat yang baru melalui koordinasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan seluruh pihak,” ujar Kapolres.
Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis agar Polri semakin dekat dengan masyarakat, sehingga setiap persoalan yang terjadi di lapangan dapat diselesaikan bersama secara baik dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyoroti meningkatnya intensitas gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Nabire dalam beberapa hari terakhir, termasuk penemuan seorang korban meninggal dunia yang diduga akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas).
“Kejadian ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Kami berkomitmen untuk mengungkap kasus tersebut dan kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi proses penyelidikan,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret menjaga stabilitas keamanan, Polres Nabire mendapat dukungan dari Polda Papua Tengah melalui Karo Ops dengan mengaktifkan kembali sejumlah pos pengamanan yang sebelumnya tidak aktif. Beberapa pos yang kembali difungsikan antara lain Pos Karang, Pos Pantemak, Pos Kalibobo, Pos SMK, dan Pos Danan Ojehe, dengan penguatan personel dari Polda Papua Tengah, Brimob, serta Polres Nabire.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, kami akan melakukan upaya maksimal untuk meminimalisir potensi kejahatan dan dampak yang ditimbulkan. Namun Polri tidak bisa bekerja sendiri, kami membutuhkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat,” jelas Kapolres.
Pada kesempatan yang sama, Polres Nabire juga memberikan apresiasi kepada personel yang memasuki masa purna tugas. Salah satunya dengan penyerahan satu unit sepeda motor kepada AKP (Purn) Parmin, mantan Kapolsek Nabire Kota, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas.
Kapolres menyebut, semangat dan loyalitas para senior yang tetap mengabdi hingga masa purna tugas menjadi teladan bagi seluruh personel Polres Nabire untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja.
“Mari kita bergandengan tangan menjaga kebersamaan, keamanan, dan kenyamanan di Kabupaten Nabire demi masyarakat yang kita cintai,” pungkasnya.














