Wagub Deinas Geley Dorong Pemuda Papua Tengah Tinggalkan Pola Lama: Saatnya Bangun Bisnis di Tanah Sendiri

banner 120x600

Nabire, MPN — Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si. mendorong generasi muda Papua Tengah untuk meninggalkan pola pikir lama yang terlalu bergantung pada jalur aparatur sipil negara (ASN) dan mulai berani menguasai dunia usaha serta kewirausahaan sebagai kunci percepatan pembangunan daerah.

Deinas menegaskan, Papua Tengah merupakan daerah dengan kekayaan SDA yang luar biasa, namun belum diimbangi dengan kemandirian SDM, khususnya dalam penguasaan bisnis, perdagangan, dan industri jasa.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu penyebab Papua kerap tertinggal dalam pembangunan ekonomi.

“Tanah kita sangat kaya, tetapi kita belum menjadi tuan di atas tanah sendiri karena belum menguasai bisnis dan perdagangan,” kata Deinas saat menghadiri pelantikan BPD HIPMI Papua Tengah di Aula Guest House Nabire, Sabtu (7/2/2026) yang diikuti BPC dari delapan kabupaten di Papua Tengah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjut Deinas, berkomitmen mendukung penuh pemuda-pemudi sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Namun ia menegaskan, peran pemerintah terbatas pada penyusunan kebijakan, sementara pertumbuhan ekonomi sejatinya ditentukan oleh keberanian para pelaku usaha.

Menurutnya, pemuda Papua Tengah harus mulai berpikir jangka panjang hingga 20 tahun ke depan, dengan melihat peluang pembangunan kawasan perkotaan, pusat perdagangan, dan usaha produktif yang saat ini masih terbuka lebar.

Ia mencontohkan daerah-daerah maju di luar Papua yang berkembang bukan karena dominasi pemerintah, melainkan karena kuatnya peran pengusaha lokal.

Deinas juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dan lintas suku. Ia menilai, ilmu dagang dan manajemen usaha banyak berkembang di luar Papua.

Sehingga keterbukaan untuk belajar dan bekerja sama dengan pelaku usaha dari Jawa, Sulawesi, Maluku, dan daerah lain menjadi langkah strategis untuk mempercepat kemajuan Papua Tengah.

Selain itu, Deinas mengingatkan besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah yang mencapai triliunan rupiah harus dimanfaatkan secara optimal agar uang tersebut berputar di daerah dan tidak kembali keluar Papua.

“APBD besar tidak akan mengubah apa pun jika uangnya tidak dikelola oleh anak-anak muda Papua sendiri sebagai pengusaha,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Deinas menyampaikan pesan moral yang tegas kepada generasi muda agar menjauhi minuman keras dan perilaku seks bebas.

Ia menilai, dua hal tersebut menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia Papua Tengah di masa depan.

“Kalau pemuda bersatu, mau berubah, dan berani berusaha, saya yakin Papua Tengah akan bangkit dan maju di tanahnya sendiri,” pungkasnya.

Penulis: FNEditor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *