Nabire, MPN — Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Papua Tengah, Alexander Gobay, melontarkan pesan tegas kepada seluruh pelaku usaha agar tidak berjalan sendiri-sendiri dalam membangun ekonomi daerah.
Pesan itu ia sampaikan dalam Talkshow dan Ramah Tamah KADIN Papua Tengah yang digelar di Resto Jakarta Nabire, Rabu (25/2/2026).

Di hadapan pengurus dan mitra usaha, Gobay menekankan bahwa era kerja sektoral sudah harus ditinggalkan. Menurut dia, KADIN, ASPINDO dan HIPMI sertanseluruh elemen dunia usaha mesti berdiri dalam satu barisan.
“Kita tidak bisa sendiri-sendiri. Kita harus berangkat bersama, membangun bersama,” ujarnya.
Selama tiga hari terakhir, kata Gobay, berbagai diskusi strategis telah dilakukan untuk merumuskan langkah konkret. Hasilnya, KADIN Papua Tengah akan mulai menggerakkan program-program ekonomi melalui wadah usaha yang lebih terstruktur dan terarah.
Ia secara khusus menyoroti potensi besar sektor perikanan yang dinilai belum tergarap optimal. Papua Tengah, menurutnya, memiliki sumber daya kelautan yang bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah jika dikelola serius.
“Perikanan harus kita tingkatkan. Ini potensi besar,” katanya.
Tak hanya itu, sektor pariwisata juga masuk dalam agenda prioritas. Gobay menilai, keindahan alam dan kekayaan budaya Papua Tengah dapat menjadi magnet ekonomi baru apabila dikelola dengan visi jangka panjang.
Penguatan koperasi pun disebut sebagai fondasi penting. Ia mendorong lahirnya koperasi-koperasi produktif yang mampu menopang pelaku usaha kecil dan menengah.
Gobay mengingatkan, tanpa persatuan dan cara berpikir yang lebih maju, Papua Tengah akan tertinggal dalam kompetisi ekonomi yang semakin ketat.
“Kalau kita tidak bersatu, kita akan susah. Mari kita dukung kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan kemajuan daerah,” tegasnya.
Seruan itu menjadi penutup yang menggema dalam forum, sebuah pengingat bahwa pembangunan ekonomi tak cukup dengan wacana, tetapi menuntut komitmen bersama dan langkah nyata.














