Jelang Lebaran, Pelni Tambah Dua Kapal ke Nabire; Tiket Diskon 30 Persen Masih Sepi Peminat

banner 120x600

Nabire, MPN — PT Pelayaran Nasional Indonesia menambah dua kapal untuk melayani arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Nabire, Papua Tengah. Penambahan armada ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang biasanya terjadi menjelang Idul Fitri.

Kepala Cabang Pelni Nabire, Robby Munardi, mengatakan dua kapal tambahan tersebut adalah KM Labobar dan KM Dobonsolo. Selama ini, rute Nabire secara rutin dilayani oleh KM Gunung Dempo dan KM Doloronda.

“Periode tahun 2026 ini Pelni Nabire mendapatkan alokasi tambahan dua kapal, yakni KM Labobar dan KM Dobonsolo. Sementara kapal yang rutin masuk ke Nabire adalah KM Gunung Dempo dan KM Doloronda,” kata Robby.

Menurut dia, KM Labobar telah meninggalkan Nabire pada Senin pagi sebelum masa Lebaran dan dijadwalkan kembali lagi setelah hari raya.

Sementara itu, untuk pelayaran menjelang Lebaran, Pelabuhan Nabire masih akan disinggahi satu kapal lagi.

“Dalam waktu sekitar satu minggu hingga sepuluh hari terakhir bulan puasa ini, masih ada satu kapal yang akan masuk ke Nabire, yaitu KM Gunung Dempo. Kapal itu dijadwalkan berlayar ke arah Jayapura pada 12 Maret, kemudian kembali dari Jayapura ke arah barat dan singgah lagi di Nabire pada 14 Maret,” ujarnya.

Setelah Lebaran, Pelni juga menjadwalkan pelayaran kapal lainnya yang akan kembali singgah di Nabire pada 27 Maret.

Selain menambah armada, Pelni juga menjalankan program diskon tiket kapal sebesar 30 persen yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

Program diskon tersebut berlaku mulai 11 Maret hingga 5 April 2026 untuk seluruh rute kapal Pelni di Indonesia.

Namun, hingga awal Maret, pemanfaatan program tersebut masih tergolong rendah.

“Berdasarkan laporan terakhir, penyerapannya baru sekitar 33 persen. Dari total anggaran sekitar Rp42 miliar, yang sudah terealisasi baru sekitar Rp13 miliar,” kata Robby.

Dari sisi jumlah penumpang, Pelni menargetkan sekitar 445.000 orang memanfaatkan diskon tiket tersebut. Namun hingga kini baru sekitar 146.000 penumpang yang tercatat menggunakan fasilitas itu.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Lebaran, Pelni juga memperoleh dispensasi kapasitas angkut hingga 150 persen pada sejumlah kapal.

Meski demikian, Robby memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas.

“Secara global Pelni mendapatkan kapasitas dispensasi hingga 150 persen. Namun kapal-kapal yang masuk ke Nabire tetap dipastikan laik laut dan siap melayani penumpang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi, seperti aplikasi Pelni Mobile, situs resmi Pelni, maupun loket cabang terdekat.

Menurut Robby, pembelian tiket melalui calo sangat berisiko karena identitas penumpang sering tidak sesuai dengan data tiket.

“Kalau membeli tiket melalui calo dan identitas tidak sesuai, kami tidak bisa menjamin perlindungan penumpang saat pelayaran. Karena itu masyarakat kami imbau membeli tiket melalui Pelni Mobile atau agen resmi,” kata Robby.

Tiket kapal Pelni kini dapat dipesan hingga 30 hari sebelum jadwal keberangkatan melalui aplikasi Pelni Mobile yang dinilai semakin memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik.

Penulis: FNEditor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *