Nabire, MPN – Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan untuk menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat toleransi antar umat beragama menjelang perayaan Idulfitri.

Hal tersebut disampaikan Deinas Geley saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah. Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, Deinas menegaskan bahwa setiap perayaan Idulfitri selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kesiapsiagaan seluruh pihak agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.
“Karena itu koordinasi dan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama yang baik diperlukan untuk mengatur arus transportasi, menjaga stabilitas keamanan, mengantisipasi potensi gangguan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa mudik maupun arus balik Lebaran.
Deinas juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama di Papua Tengah yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku dan agama.
“Di Papua Tengah kita hidup dalam keberagaman. Ada berbagai agama yang merayakan hari besar masing-masing. Karena itu kita harus saling menghargai dan saling menghormati agar situasi tetap aman dan kondusif,” kata Deinas.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.
“Kalau ada persoalan yang terjadi, biasanya itu hanya ulah oknum atau individu, bukan mewakili kelompok atau agama tertentu. Karena itu kita semua harus bersama-sama menjaga persatuan dan keamanan di tanah Papua Tengah,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, pengamanan tempat ibadah, pengaturan arus mudik dan arus balik, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana maupun situasi darurat selama perayaan Idulfitri.
Deinas optimistis, dengan koordinasi yang baik antar seluruh pihak, pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2026 di Papua Tengah dapat berjalan lancar serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.














