Nabire, MPN – Penyelenggaraan Liga 4 Regional Papua Tengah atau Piala Gubernur musim 2025/2026 menuai apresiasi dari berbagai pihak. Kompetisi yang berlangsung di Kabupaten Mimika dan resmi berakhir pada 17 Maret 2026 itu dinilai menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola di Papua Tengah.

Ketua BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire, menyampaikan bahwa keberhasilan ajang tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas penyelenggaraan, tetapi juga menunjukkan adanya kemajuan dalam pembinaan olahraga di daerah.
“Liga 4 ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola Papua Tengah. Penyelenggaraannya berjalan baik dan mampu menghadirkan kompetisi yang sehat,” ujar Yoti dalam konferensi pers di Hotel Carmel, Nabire, Selasa (17/3).
Ia mengapresiasi kerja panitia yang dinilai mampu menjaga jalannya pertandingan hingga final dengan tertib dan profesional. Selain itu, dukungan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) serta PSSI turut berkontribusi dalam memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga.
Menurut Yoti, peran Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga sangat menentukan dalam suksesnya penyelenggaraan Liga 4. Dukungan tersebut, kata dia, menjadi faktor penting dalam menghadirkan kompetisi yang berkelanjutan.
“Kompetisi seperti ini membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Dukungan pemerintah menjadi kunci agar pembinaan sepak bola dapat berjalan secara konsisten,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Yoti turut mengucapkan selamat kepada Persipani Paniai yang berhasil meraih gelar juara Liga 4 Papua Tengah musim ini. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi awal bagi Persipani untuk kembali bersaing di Liga 3 dan membawa nama Papua Tengah ke tingkat nasional,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menilai Liga 4 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi di bidang sepak bola.
HIPMI Papua Tengah berharap kompetisi serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan talenta-talenta muda yang berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.














