Anggaran Polres Nabire 2026 Turun, Kapolres Tekankan Transparansi dan Percepatan Serapan

banner 120x600

Nabire — MPN. Kepolisian Resor (Polres) Nabire menggelar Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Penyerahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L), serta Penandatanganan Pakta Integritas Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 10.30 WIT di Ruang RBP Polres Nabire, Papua Tengah.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., dan dihadiri jajaran pimpinan serta perwira Polres Nabire, mulai dari Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kapolsek, hingga Kapolsubsektor.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan perwira yang ditunjuk, doa bersama, hingga paparan sosialisasi DIPA Tahun Anggaran 2026. Paparan disampaikan oleh Bagren Polres Nabire yang diwakili Kasubbag Dalgar IPTU Zulkifli Kawi.

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa total pagu anggaran Polres Nabire Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp79,24 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp63,27 miliar dan belanja barang sebesar Rp15,93 miliar, yang bersumber dari Rupiah Murni dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Namun demikian, secara umum pagu anggaran Polres Nabire pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan paling signifikan terjadi pada Program Modernisasi Alat Material Khusus (Almatsus) dan Sarana Prasarana. Sebaliknya, terdapat peningkatan anggaran pada Program Dukungan Manajemen serta Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Usai paparan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas, serta penyerahan RKA-K/L Tahun Anggaran 2026 secara simbolis oleh Kapolres Nabire kepada perwakilan satuan kerja.

Dalam arahannya, Kapolres Nabire menegaskan bahwa anggaran DIPA merupakan amanah negara yang wajib dikelola secara bertanggung jawab, transparan, dan akuntabel demi mendukung kinerja organisasi kepolisian.

“Penurunan anggaran harus menjadi bahan evaluasi bersama. Disiplin dalam pengelolaan, percepatan penyerapan anggaran, serta ketepatan waktu pelaporan adalah indikator penting kinerja satuan kerja,” ujar Samuel.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah dalam pelaksanaan program, meskipun terjadi penyesuaian anggaran, serta tetap menjaga integritas dalam setiap tahapan penggunaan anggaran negara.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.35 WIT dan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, serta terkendali. Acara ditutup dengan sesi foto bersama para kepala sub-satuan kerja Polres Nabire.

Penulis: FNEditor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *