MPN – MIMIKA. Kepala Sub Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mimika – Papua Tengah, Rabu (31/12) 2025 menghimbau masyarakat Mimika agar waspadai musibah kebakaran nenjelang pelepasan tahun 2025 hingga memasuki tahun baru 2026.
Plt. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, S.Sos., M.Si mengungkapkan, menjelang penutupan akhir tahun itu biasanya aktivitas masyarakat cenderung meningkat dibanding hari-hari lainnya. Hal ini perlu disampaikan kepada warga Timika agar dapat tetap waspada terhadap terjadinya kebakaran pada penutupan akhir tahun.
Masyarakat Kota Timika terutama, perlu memperhatikan setiap aktivitas yang meningkatkan diakhir tahun, sehingga kewaspadaan akan bahaya kebakaran itu dapat dilakukan setiap saat. Caranya dengan mengontrol kompor gas, anak-anak yang bermain korek api dan ingat memastikan alat elektronik yang membawa arus listrik, apabila tidak digunakan. Padamkan saja sebelum keluar rumah untuk bermalam akhir tahun.
Agustina menjelaskan, perlunya tingkat kewaspadaan itu karena sering terjadi kebakaran berawal dari kelalaian masyarakat, biasanya bisa karena arus listrik atau kompor gas yang biasanya lupa dikontrol atau dimatikan sebelum keluar rumah, hal ini sering memicu kebakaran.
Agustina juga berpesan, agar masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan kembang api dan pantasan pada saat perayaan malam tahun baru karena bisa menyebabkan kebakaran.
Sementara kata Agustina, Damkar Kabupaten Mimika sendiri saat ini memiliki 10 unit armada pemadam kebakaran dengan 50 Personil, yang terdiri dari 3 regu dan siap bekerja selama satu kali dua puluh empat jam untuk melayani masyarakat Mimika.
Damkar Kabupaten Mimika juga memliki 2 Pos, Pos Utama di Pasar Lama dan Pos ke dua di Jalan Poros SP2. Rencananya akan ditambah dua Pos lagi, satu di Distrik Mimika Timur dan yang satu di dekat Kantor Pemerintah SP3. Ada juga penambahan armada pada tahun 2026 nanti.
Sebentar malam adalah puncak acara pelepasan nalam tahun baru di Eme Neme Yauware, “Kami dari Damkar juga termasuk sebagai anggota panitia, sehingga ada (4) empat armada yang akan disiapkan.














