Nabire, MPN – Tumpukan sampah di kawasan Kalibobo menjadi perhatian serius TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Nabire. Lewat gerakan rutin Jumat Bersih, aparat dan pemerintah turun langsung menyisir pasar, terminal hingga fasilitas umum untuk memastikan wajah ibu kota Provinsi Papua Tengah tetap bersih.

Kasdim 1705/Nabire, Mayor Inf. Prihatin, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
“Setiap hari Jumat kita laksanakan bersih-bersih. Sasaran kita pasar, terminal dan tempat umum yang terlihat langsung penumpukan sampahnya. Ini bentuk edukasi agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” tegasnya. Jum’at (13/2/2026).
Ia mengingatkan para pedagang dan warga sekitar Pasar Kalibobo agar tidak bergantung pada kegiatan rutin pemerintah.
“Jangan tunggu ada Jumat Bersih baru lingkungan bersih. Kesadaran itu harus muncul dari diri sendiri,” ujarnya, kepada awak media.
Menurutnya, gerakan ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Presiden agar kota-kota di Indonesia, terutama ibu kota provinsi, bersih dari persoalan sampah. Nabire dinilai harus tampil sebagai etalase Papua Tengah.
Senada dengan itu, Asisten I Setda Kabupaten Nabire, La Halim, menyebut Jumat Bersih sebagai gerakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, ASN, hingga para pedagang.
“Kita sudah bergerak beberapa minggu ini. Harapannya ada kesadaran kolektif, khususnya pedagang di Kalibobo, Pasar Oye, terminal dan titik-titik lain yang sering jadi sumber sampah. Kebersihan kota ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Dalam aksi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan tiga armada truk sampah yang langsung mengangkut hasil pembersihan ke TPA Karadiri. Pemerintah memastikan tidak ada lagi sampah yang hanya dipindahkan lalu menumpuk di satu titik.
Pemkab berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai agenda mingguan, melainkan menjadi kebiasaan masyarakat. Sebab, sebagai ibu kota provinsi, Nabire dituntut bersih, tertata dan mencerminkan kota yang sehat serta layak huni.














