Nabire, MPN — Prajurit Yonif TP 804/DBAY bersama keluarga besar TNI–Polri dan masyarakat tumpah ruah di Gedung Serbaguna Korem 173/PVB, Nabire. Bukan untuk apel atau upacara militer, melainkan aksi kemanusiaan: donor darah massal jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun 2026.

Kegiatan sosial ini digelar terpusat oleh Korem 173/PVB dan diikuti secara serentak melalui video conference oleh seluruh satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, menandai kuatnya semangat solidaritas dan kepedulian sosial di wilayah Papua Tengah.
Sedikitnya 200 kantong darah berhasil dikumpulkan dari sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari prajurit TNI, anggota Persit Kartika Chandra Kirana, personel Polri, pelajar, hingga masyarakat umum Kota Nabire. Aksi ini sekaligus menjadi kontribusi nyata TNI dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
Komandan Yonif TP 804/DBAY Letkol Inf Okto Hutabri Tanimba, S.H., M.H.I., yang hadir langsung bersama Ketua Persit KCK Ranting 2 Yonif TP 804 Cabang XXVI Brigif TP 82 PD XVII/Cenderawasih Ny. Fani Okto Hutabri Tanimba, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor.
Menurut Okto, donor darah bukan sekadar agenda seremonial menyambut HUT Persit, melainkan bentuk komitmen TNI untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap darah yang terkumpul hari ini benar-benar memberi manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan solidaritas, sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung Persit Kartika Chandra Kirana,” ujarnya.
Ia menegaskan, keterlibatan prajurit dan keluarga besar TNI dalam kegiatan kemanusiaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat di wilayah penugasan.
Pelaksanaan donor darah ini didukung penuh oleh Polkes 17.09.01 Nabire yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Nabire. Sinergi lintas institusi tersebut bertujuan menjaga ketersediaan stok darah, terutama untuk kebutuhan darurat di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Nabire dan sekitarnya.
PMI Nabire mencatat, kebutuhan darah di wilayah Papua Tengah cenderung tinggi, sementara stok sering kali terbatas. Karena itu, kegiatan donor darah massal seperti ini dinilai sangat strategis dan membantu secara langsung pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 Persit KCK, kegiatan ini juga menegaskan peran Persit sebagai organisasi istri prajurit yang tidak hanya mendukung tugas suami, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Melalui aksi donor darah ini, Yonif TP 804/DBAY dan Persit KCK berharap dapat terus menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan — bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan dengan senjata, tetapi juga melalui setetes darah untuk menyelamatkan sesama.














