Mamuju, MPN — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju mulai memanaskan mesin menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026. Jumat, 30 Januari 2026, jajaran Polresta menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) di Aula Wira Satya Mapolresta Mamuju sebagai langkah awal konsolidasi dan pemantapan strategi.
Latpraops ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penyamaan persepsi bagi personel yang akan diterjunkan ke lapangan. Fokusnya bukan semata teknis pengamanan, tetapi juga pemahaman menyeluruh terhadap sasaran operasi, pola bertindak, serta tujuan strategis yang ingin dicapai.
Wakaopsresta Mamuju, Kompol Mukhtar Mahdi, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa keberhasilan operasi sangat bergantung pada kesiapan personel. Ia meminta seluruh anggota memahami betul karakter operasi keselamatan, agar tindakan di lapangan tidak melenceng dari aturan dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif.
“Operasi ini menuntut ketepatan langkah. Personel harus paham apa yang menjadi sasaran, bagaimana cara bertindak, dan tujuan akhirnya,” ujar Mukhtar dalam arahannya.
Operasi Keselamatan Marano 2026 digelar untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pada periode ini, potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas kerap mengalami lonjakan.
Melalui operasi tersebut, kepolisian menargetkan penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Strategi yang diusung menitikberatkan pada langkah preemtif dan preventif, dengan penegakan hukum yang diklaim dilakukan secara humanis.
Polresta Mamuju menyatakan komitmennya untuk menjadikan operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan instrumen pengendalian lalu lintas yang berdampak nyata. Kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Dengan Latpraops ini, Polresta Mamuju berharap pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026 dapat berjalan lebih terukur dan efektif, serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.














