Kekerasan Bayangi Program Makan Gratis Presiden, Negara Alihkan Dapur MBG di Nabire

banner 120x600

Nabire, MPN — Insiden kekerasan terhadap pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nabire memaksa negara mengambil langkah korektif. Badan Gizi Nasional (BGN) mengalihkan layanan MBG untuk SMP Negeri 4 Nabire ke dapur baru, SPPG Kalisusu 002, menyusul pemukulan terhadap Kepala Dapur SPPG Kalisusu 001 beberapa pekan lalu.

Koordinator Wilayah BGN Nabire, Marsel Asyerem, mengatakan pelayanan MBG untuk SMPN 4 kembali berjalan mulai 2 Februari 2026, namun tidak lagi ditangani dapur lama. Pengalihan dilakukan demi menjamin keamanan pelaksana program dan mencegah konflik lanjutan yang berpotensi mengganggu program prioritas nasional Presiden.

Keputusan tersebut diambil melalui rapat koordinasi antara BGN Papua Tengah, Satgas SPPG, dan DPR Provinsi Papua Tengah. Meski konflik disebut telah diselesaikan secara kekeluargaan, DPR menilai insiden kekerasan terhadap petugas negara merupakan alarm serius lemahnya perlindungan terhadap pelaksana kebijakan publik di daerah.

BGN menegaskan, negara tidak boleh membiarkan program strategis nasional berjalan di bawah tekanan, intimidasi, atau ancaman fisik. Karena itu, penataan ulang dapur MBG dinilai lebih penting ketimbang mempertahankan skema lama yang berisiko mengulang persoalan serupa.

Sementara lima sekolah lain tetap dilayani SPPG Kalisusu 001, operasional dapur tersebut masih menunggu rekomendasi Satgas dan izin aktif kembali dari BGN. Pemerintah berharap pengalihan dapur ini menjadi peringatan bahwa keberhasilan program nasional bukan hanya soal anggaran dan target, tetapi juga soal keamanan, tata kelola, dan wibawa negara di lapangan.

Penulis: FNEditor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *