Dogiyai, MPN — Musrenbang tingkat distrik se-Kabupaten Dogiyai, yang di berlangsung di Aula Koteka Moge menjadi panggung penting bagi masyarakat untuk menyuarakan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayahnya. Kamis (5/3/2026).
Forum ini mempertemukan pemerintah distrik, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan guna merumuskan prioritas pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Setiap distrik membawa persoalan dan kebutuhan yang berbeda, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi masyarakat, hingga tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Seluruh aspirasi tersebut dihimpun melalui Musrenbang untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan program pembangunan ke depan.
Sebelum forum Musrenbang dilaksanakan, koordinasi lebih dulu dilakukan di sejumlah wilayah yang berada di bawah pengawasan Kapolsek Kamuu, Iptu Yusuf Habel Apiem, S.Th.
Wilayah yang terlibat meliputi Distrik Kamuu, Kamuu Selatan, Kamuu Utara, Kamuu Timur, serta beberapa wilayah lain di Kabupaten Dogiyai.
Pertemuan tersebut menjadi ruang awal untuk memetakan kebutuhan masyarakat sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul di masing-masing distrik.
Dalam forum tersebut, lima kepala distrik turut menyampaikan aspirasi dan kondisi wilayahnya. Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, S.S., menyoroti tantangan yang dihadapi wilayah perkotaan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Menurutnya, dinamika sosial dan ekonomi yang tinggi di kawasan kota juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, ia mendorong adanya dukungan anggaran dari pemerintah daerah melalui Bappeda Kabupaten Dogiyai untuk memperkuat sistem keamanan serta mendukung kinerja Polsek dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas wilayah.
Musrenbang tingkat distrik ini diharapkan menjadi jembatan penting antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah.
Selain merumuskan arah pembangunan, forum ini juga diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi generasi muda di distrik dan perkampungan, sehingga mereka dapat berperan aktif membangun daerahnya tanpa harus meninggalkan kampung halaman.
Dengan demikian, hasil Musrenbang menjadi pijakan strategis bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif, guna mempercepat kemajuan Kabupaten Dogiyai sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.














