MPN – MIMIKA. Menyusul kejadian musibah tenggelamnya kapal KM Putra Kwantan di perairan Timika pada Senin (19/1/2026), Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, mengimbau seluruh nelayan dan pelaut di wilayah Timika agar lebih memperhatikan kondisi cuaca dan informasi keselamatan sebelum melaut.
Letkol (P) Bekti Sutiarso menegaskan bahwa pihak Lanal Timika secara rutin telah menyampaikan berbagai imbauan, khususnya terkait kondisi hidrometeorologi, kepada para nelayan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk grup informasi yang telah dibentuk.
“Kami sudah menyampaikan imbauan agar para pelaut yang menggunakan laut sebagai medan juang memperhatikan kondisi hidrometeorologi. Informasi tersebut seharusnya menjadi patokan untuk menentukan apakah aman untuk melaut atau tidak, terutama bagi kapal-kapal kecil,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa, faktor cuaca laut sangat menentukan keselamatan pelayaran, sehingga setiap nelayan diharapkan mematuhi imbauan yang disampaikan oleh pihak terkait demi menghindari terjadinya kecelakaan laut.
Dan Lanal Timika berharap kejadian tenggelamnya KM Putra Kwantan dapat menjadi pelajaran penting bagi seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan.














