Pelatihan Relawan Pemadam Fokus Pada Respon Awal dan Keselamatan Diri

Sekretaris BPBD Mimika, Betriks Pademme dan Fasilitator serta peserta pelatihan. (Foto: MPN.doc)
banner 120x600

MPN – MIMIKA. Pelatihan pembentukan dan pembinaan relawan pemadam, dengan fokus pada respon awal pada keselamatan diri terhadap kebakaran digelar dua hari, Selasa – Rabu (9-10/12) 2025 akhirnya ditutup. Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada relawan agar dapat berperan dalam pencegahan dan respon awal ketika terjadi kebakaran.

Sekretaris BPBD Mimika, Betriks Pademme menuturkan, pelatihan ini mengajarkan para relawan tentang langkah-langkah bertindak cepat dan terkoordinasi saat ada insiden kebakaran. Langkah yang disiapkan mulai dari kesiapan siaga hingga penanganan api skala kecil sebelum menyebar.

Dijelaskannya, pelatihan ini mencakup fase pencegahan dan kesiap-siagaan seperti cara mengedukasi masyarakat, mengidentifikasi risiko, dan menjaga lingkungan,

“Dalam fase respon awal, relawan diajarkan untuk tetap tenang, membunyikan alarm, menghubungi pihak berwenang, dan menggunakan alat pemadam yang tepat. Selain itu, mereka diajarkan cara membantu evakuasi masyarakat sebelum kebakaran memburuk agar mengurangi risiko korban,” ujarnya.

Keselamatan diri menjadi prioritas utama, ini yang selalu ditekankan kepada relawan. Relawan diminta memastikan api padam total sebelum memasuki area, waspada terhadap bahaya struktural seperti bangunan yang berpotensi jatuh, dan selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Juga diajarkan untuk berkoordinasi erat dengan BPBD di bidang pemadam kebakaran.

“Relawan akan dibekali fasilitas dan APD yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugasnya, sehingga bisa segera bergerak dan mengetahui langkah-langkah yang tepat ketika terjadi kebakaran. Terutama sebelum tim pemadam profesional tiba di Lokasi,” terang dia.

Penulis: hadmarus wakaEditor: sam wanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *