MPN – MIMIKA. Pemerintah Kampung Nawaripi, Jumat (23/01) 2026 menggelar program Jumat bersih dalam kampung yang fokus pada empat RT di Kampung Nawaripi.
“Melestarikan clean Friday yang dicanangkan Ibu Kepala Distrik Wania pertengah tahun 2025 lalu, maka Kampung Nawaripi melanjutkan itu dengan bersih-bersih sampah dalam kampung. Januari ini kita mulai dengan melibatkan aparat kampung, Dusun, RT dan perwakilan warga dari empat RT ini,” kata Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun saat apel sebelum kegiatan bersih-bersih kampung dimulai.
Norman mengatakan, utusan warga dari empat RT masing-masing 5 orang. Perwakilan tiap RT kerja di lingkungan RT masing-masing. Hadir pula dalam kegiatan ini perwakilan dari Lanud Yohanes Kapiyau Timika. ” Dari Lanal juga sudah konfirmasi mereka juga akan datang bergabung dalam kegiatan ini. Kita tunggu saja rekan-rekan dari Lanal Timika,” kata Norman.
Peserta Jumat bersih sudah dilengkapi dengan peralatan kerja seperti skop, sapu lidi, penggaruk sampah atau rumput. Peserta juga dilengkapi dengan dengan sarung tangan, masker dan air minum. Termasuk sesudah kerja nanti aparat kampung menyediakan makan siang bersama di Sanggar Merah Putih.
Sebelum ke lapangan, aparat kampung mengecek kembali apakah peserta dari tiap RT sudah hadir semua atau ada yang masih kurang. Setelah lengkap, semua menuju perempatan kampung dan tiap RT melakukan pekerjaan di RT masing-masing.
Jumat bersih atau bersih-bersih kampung ini, telah menjadi program wajib Kampung Nawaripi melanjutkan program Clean Friday Kadistrik Wania, Merlyn Temorubun, SSTP. Program ini mau menyadarkan masyarakat untuk hidup bersih, peduli dengan kebersihan lingkungan sekitarnya. Kedepan warga semakin sadar bahwa, kebersihan itu menjadi tanggungjawab warga bukan tanggungjawab pemerintah kampung.
“Intinya, kita rutinkan kegiatan ini dan setelah berjalan rutin, warga akan merasa bahwa bersih-bersih kampung menjadi tugas kita sehari-hari dan tidak lagi bergantung pada pemerintah kampung,” terang dia.
Saat pekerjaan dimulai, warga di tiap RT bertambah sehingga jumlah mencapai 60 lebih orang, bahkan hingga 80 orang. Itu beruntung ada sebagian besar warga pergi berkebun di tanggul barat, jika tidak maka peserta membengkak hingga ratusan orang.
Koordinator Lapangan kegiatan kebersihan kampung, Ratih menuturkan, awalnya pihaknya hanya mengakomodir 5 orang dari empat RT ini. Namun sampai di lapangan, jumlah orang bertambah dan bagaimanapun, aparat kampung harus tetap akomodir.
Katanya lagi, beruntung ada dua bus dan ratusan warga ke tanggul dan yang sisanya mereka ikut dalam kegiatan Jumat bersih ini. Pekerjaan berlangsung Aman dari pagi hingga siang. Kebersihan lingkungan ini juga dilakukan, menyongsong perayaan Krisma bagi anak-anak Nawaripi pada Minggu (25/1) 2026 nanti.














