MPN – MIMIKA. Pemerintah Distrik Wania & Puskesmas Wania bersama Community Health Development (CHD) PTFI yang dikenal dengan nama Malaria Control (Malkon) PTFI dan Babinter TNI AU, Selasa (24/02) 2026 bahas kelanjutan rencana program bersih Kampung Nawaripi di ruang kerja Kadistrik Wania.
Staf CHD PTFI, Fani dihadapan Kadistrik Wania mengatakan, berdasarkan surat yang disampaikan bahwa di RT4 Kampung Nawaripi, kasus malaria lagi naik maka fokus kebersihan lingkungan itu akan dilaksanakan, Jumat (27/02) 2026.
“Kita datang ke Ibu Kepala Distrik mau minta dukungan atau penguatan supaya kami bisa laksanakan Jumat bersih secara rutin di Nawaripi terlebih di RT4. Kampung Nawaripi masih wilayah kekuasaan Distrik Wania maka kami datang minta dukungan supaya kegiatan kami ke depan bisa berjalan baik,” tutur Fani.
Kemarin-kemarin, kata Fani, pihaknya fokus di RT1 dan 2 tapi karena kasus di RT4 naik, maka Minggu ini pihaknya fokus di RT4.
Staf CHD, Siti juga menuturkan, pada bulan-bulan sebelumnya, pihaknya fokus di RT1 dan 2, sehingga kasusnya turun. Sekarang justru yang naik di RT4. Makanya, pada Jumat Bersih nanti, fokus pelayanan bisa dilaksanakan di RT4 saja untuk kebersihan lingkungannya. Dengan kebersihan lingkungan, pihaknya bisa mengantisipasi pertumbuhan dan penyebaran kasus malaria.
Pihak CHD PTFI lainnya, Natalis Edoway meminta Kepala Distrik untuk menyetujui kegiatan bersih lingkungan kampung ini satu bulan dua kali.

“Bila selama ini satu bulan satu kali, kalau boleh satu bulan dua kali. Dengan harapan, kasus yang kini meningkat bisa ditekan melalui program kebersihan lingkungan warga ini,” kata Natalis.
Bagi Natalis, agar kasus malaria bisa turun, pihaknya sedapat mungkin secara perlahan dapat merubah perilaku hidup warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Distrik, Puskesmas maupun CHD mengajak warga tidak boleh buang sampah sembarangan, barang bekas atau botol tidak boleh buang di parit karena itu bisa jadi tempat pembiakan nyamuk malaria.
Wadah-wadah penampung air, harus dikubur. Sampah juga demikian, harus dibuang di tempat yang sudah di sediakan pemerintah.
Kadistrik Wania, Merlyn Temorubun, SSTP MSi menuturkan, Distrik Wania sudah ada rujukan regulasinya. Ada program yang dicanangkan oleh Bupati tahun lalu yakni Clean Friday. Sehingga, pada setiap Jumat itu wajib dilaksanakan bersih kampung dan kelurahan.
Setiap Jumat wajib, entah saat itu libur atau ada hajatan, kegiatan bersih-bersih itu wajib dilakukan, apapun tetap jalan Clean Friday ini. Program ini diharapkan jalan juga di kampung dan kelurahan pada setiap Jumat dengan melibatkan RT, RW, Dusun dan warga di masing-masing RT.
Kesulitan yang dihadapi pihaknya, terang Kadistrik Merlyn adalah mengedukasi masyarakat tentang kebersihan ini. Cara yang paling efektif, pemerintah turun bersihkan dulu lalu diikuti dengan penyuluhan soal kebersihan termasuk malaria ini.
Distrik Wania berkaitan dengan program Gunting Malaria setiap Jumat, sehingga pegawai distrik turun bersih lingkungan. Termasuk di Kelurahan Wonosari Jaya, warga turun ke dalam parit untuk bersihkan sampah-sampah dan yang terkumpul juga ada lebih dari ratusan Treshback besar.
Pola dan cara seperti ini harus diikuti tiap kampung atau kelurahan, dan usai kegiatan baru ada edukasi ke warga. Edukasi dilakukan terus-menerus dan jangan bosan, dan kebersihan lingkungan dilakukan secara rutin tiap Minggu. Kalau tadi diusulkan satu bulan dua kali, silahkan pilih hari yang tepat supaya masyarakat ada di tempat.
Hal terpenting, lanjut Kadistrik adalah adanya komitmen untuk melakukan ini secara rutin pada setiap hari Jumat. Setiap kampung sudah dan akan terus dibiasakan program ini supaya warga bisa ikut dengan apa yang pemerintah lakukan ini. Sementara apa yang mau dilakukan adalah, “Kebiasaan kita, Jumat ini kita lakukan lalu Jumat depan istirahat. Jika pola seperti ini, bagaimana rakyat mau percaya kita. Saya harapkan, Kepala Kampung dan Kelurahan tumbuhkan kebiasaan ini dulu, dan tanamkan kepercayaan kepada masyarakat supaya apa yang kita sampaikan mereka percaya. Lakukan rutin tiap Jumat, walaupun di satu RT dilanjutkan Minggu depan di RT yang lain. Usulan teman-teman dari CHD satu bulan dua kali saya setuju yang penting diatur harinya,” terang Merlyn.
Kepala Kampung bersama staf diimbau mengajak juga RT, Dusun atau RW dalam kegiatan bersih-bersih kampung ini. Jika ini rutin dilakukan maka lambat-laun warga akan percaya dan mau lakukan pembersihan di lingkungan rumah atau halamannya secara rutin.
Hadir dalam kegiatan dimaksud perwakilan dari Puskesmas Wania, Babinter TNI AU Lanud Yohanis Kapiyau, Sersan Kepala Kasimirus Anitu.














