MPN – MIMIKA. Puluhan anak di Kampung Nawaripi yang berusia 7-16 tahun, Jumat (13/12) mengikuti Lomba Renang tingkat anak-anak yang diselenggarakan Lembaga Anti Narkoba (LAN) Timika di kolam renang BUMDes Nawaripi di Paieve, Mile 21.
Lomba renang ini merupakan kolaborasi LAN, Satnarkoba Polres Mimika, dan Kampung Nawaripi serta Lanal Timi
Ketua Lembaga Anti Narkoba (LAN) Kabupaten Mimika, Mawar Soprani kepada kepada media di Nawaripi mengatakan, usai lomba menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kampung dan pengelola tempat wisata Nawaripi yang bersedia mengijinkan kolam ini untuk kegiatan lomba renang anak-anak ini.

Menurut Mawar Soprani, kegiatan ini diselingi dengan sosialisasi Jauhi Penggunaan Narkoba dan Zat Adiktif lainnya.
Bagi Mawar, kegiatan semacam ini tidak terbatas sampai disini saja tapi perlu ada pembinaan lanjutan untuk memupuk prestasi anak. Bagi yang berprestasi, mestinya ada pembinaan lanjutan agar prestasi mereka terus meningkat. Namun yang paling penting, melalui kegiatan positif ini semua pihak mengajak anak-anak terhindar dari narkotika dan zat adiktif lainnya.
Komandan Lanal Timika, Letkol Laut (P)
menuturkan, melalui kegiatan positif ini anak-anak dapat berprestasi dalam dunia renang (air). Selain itu, anak-anak Kamoro dan Amungme yang punya wilayah ini harus mampu berkompetisi mengejar prestasi. Prestasi itu, salah satunya adalah anak-anak Kamoro dapat menjadi anggota TNI AL di Lanal Timika.
“Memang kesempatan banyak untuk mereka tapi yang datang melamar tiap tahun hampir tidak ada. Saya minta Bapak Desa untuk menggerakkan anak-anak yang tamat SLTA, untuk bisa ikut seleksi di Lanal Timika,” terang Dan Lanal.
Sementara Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun mengucapkan terima kasih kepada LAN Timika, BNN Kabupaten Mimika dan Kasat Narkoba Polres Mimika yang mempercayakan kolam BUMDes Nawaripi sebagai tempat pelaksana lomba renang tingkat anak-anak.
Terima kasih juga kepada Komandan Lanal Timika, yang bersedia hadir pada kegiatan ini. Nawaripi, kata Norman memiliki tempat ini yang dikelola BUMDes Nawaripi.
Pasalnya lomba semacam ini sudah dilaksanakan di kolam renang ini pada 16 Agustus lalu, dengan Ketua Juri Kasat Narkoba Polres Mimika, AKP Kordiali. Kegiatan yang sama juga saat ini digelar dan disponsori LAN Timika dengan Juri yang sama juga.
Selain punya kolam renang, BUMDes Nawaripi juga memiliki Kolam Dayung dengan ukuran 600 meter. Atas nama aparat kampung dan BUMDes, Norman memohon dukungan semua pihak agar bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk Lomba Dayung tingkat anak-anak.
Kepada masyarakat Nawaripi, ditambahkan Norman agar dapat menyimak permintaan Dan Lanal Timika, agar anak-anak Nawaripi dapat menjadi anggota TNI AL. Orangtua harus memperhatikan pendidikan anak-anak, supaya mereka lulus SMA/SMK dulu baru ikut tes TNI AL. Bahkan penting juga menjaga agar anak anak jangan sampai terpengaruh minuman keras (miras), jangan isap lem Aibon, jangan merokok dan jangan buat rusak kesehatan. Tes TNI itu, tekannya memang harus sehat paru-paru, jantung dan penyakit dalam lainnya.
Ketua Tim Juri yang juga Kasat Narkoba Polres Mimika, AKP Kordiali menuturkan, atas prestasi anak-anak ini ada Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) Renang yang bersedia menampung dan melatih anak-anak ini agar lebih berprestasi ke depannya.
Kordiali menambahkan, sesuai penjelasan Kepala Kampung Nawaripi mengenai Kolam Dayung yang berukuran 600 meter, pihaknya juga akan membuat event yang bisa saja orang dari luar bisa hadir di Timika.
Sementara Sekretaris Distrik Wania, Aloysius yang mewakili Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun menuturkan, ajang olahraga Renang memang seharusnya dibina sedini mungkin. Dengan pembinaan dari usia dini seperti ini saja, yang nantinya akan melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan.
Pemerintah Distrik Wania, kata Aloysius sangat mendukung langkah yang diambil LAN Timika dalam mencegah penyebaran narkoba di kampung-kampung dengan menciptakan kegiatan positif dengan lomba Renang, yang melibatkan generasi penerus Kampung Nawaripi seperti ini.
“Atas nama Pemerintah Distrik dan Kepala Distrik, saya membuka kegiatan lomba pada hari ini,” tutup Aloysius.
Dalam lomba ini diketahui juara umum ada tiga orang yakni Juara Pertama, Aleks. Selain memperoleh Medali, juga Uang Pembinaan sebesar Rp1.000.000,- dan Perlengkapan Sekolah. Juara Kedua, Simon yang juga mendapat Nedali, Uang Pembinaan Rp750.000,- dan Perlengkapan Sekolah. Sedangkan Juara Ketiga, Siprianus memperoleh Medali, Uang Pembinaan sebesar Rp500.000,- dan Perlengkapan Sekolah.














