Nabire, MPN — Rentetan peristiwa mulai dari insiden di Pos Jaga PT Kristalin, kemunculan dua helipad di kawasan Kali Harapan, hingga kontak tembak antara aparat keamanan dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) minggu kemarin, sempat memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.
Namun, Kapolres Nabire, Samuel D. Tatiratu, memastikan situasi keamanan di wilayahnya tetap dalam kendali aparat.
“Tidak usah khawatir dengan situasi yang ada. Mari kita tetap laksanakan aktivitas seperti biasa,” ujar Samuel, kepada awak media saat ditemuin di ruang kerjanya Polres Nabire. Senin (2/3/2026).
Menurut dia, pasca-insiden tersebut, jajaran Polres Nabire bersama TNI langsung meningkatkan intensitas pengamanan.
Patroli dilakukan siang dan malam, baik secara statis di titik-titik strategis maupun bergerak di sejumlah wilayah yang dinilai rawan.
Ia menegaskan, masyarakat dapat melihat langsung kehadiran aparat di lapangan sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas daerah.
“Kami siang dan malam melaksanakan patroli. Ada yang statis di tempat, ada juga pergerakan patroli di beberapa wilayah,” katanya.
Samuel juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar di media sosial dan grup percakapan. Ia menilai, penyebaran kabar yang belum tentu benar berpotensi memperkeruh situasi dan menimbulkan konflik sosial.
“Jangan mudah terhasut atau mendengarkan hal-hal yang belum tentu kebenarannya yang kemudian mengganggu situasi masyarakat,” ujarnya.
Kapolres meminta apabila ada informasi terkait situasi keamanan, masyarakat segera melapor langsung kepada aparat, bukan menyebarkannya secara luas tanpa konfirmasi.
Selain penguatan patroli, Polres Nabire juga mendorong masyarakat mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan melalui Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di tingkat RT dan RW.
Pendataan terhadap warga pendatang maupun yang baru kembali ke lingkungan masing-masing dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri atau TNI semata. Ini tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat,” tutur Samuel.
Ia berharap sinergi antara aparat dan warga dapat menjaga Nabire tetap aman dan kondusif, meski sempat terjadi dinamika keamanan dalam beberapa hari terakhir.
“Percayakan kepada kami. Mari kita ciptakan keamanan di tempat kita masing-masing,” katanya.














