Tancap Gas di Wilayah 3T, Polda Papua Tengah Bangun Dapur MBG di Napan demi Gizi Anak dan Ibu Hamil

banner 120x600

Nabire, MPN — Komitmen pemerataan pembangunan tak lagi berhenti di pusat kota. Kali ini, langkah konkret itu menyasar wilayah 3T. Polda Papua Tengah bersama Polres Nabire melakukan groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (25/2/2026).

Distrik Napan disebut sebagai satu dari lima wilayah 3T yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah serta ibu hamil.

Investor asal Papua, H. Dasril, menegaskan pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Napan bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keberpihakan pemerintah terhadap wilayah pesisir dan daerah tertinggal.

“Ini bukti pemerintah tidak lagi membangun dengan pola pikir kota sentris. Wilayah 3T juga berhak mendapatkan standar gizi dan kesehatan yang sama,” ujarnya kepada wartawan di sela kegiatan.

Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi gizi sejak dini.

SPPG Polri di Napan diproyeksikan tak hanya menyuplai makanan bergizi bagi anak sekolah dan ibu hamil, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan masyarakat setempat akan terserap dalam rantai distribusi program tersebut.

“Ekonomi akan berputar di sini. Hasil laut dan kebun masyarakat tidak lagi bergantung pada pasar luar. Ini tentang kemandirian wilayah 3T,” kata Dasril.

Sejumlah manfaat ditargetkan lahir dari program ini, mulai dari peningkatan status gizi dan kesehatan, perbaikan prestasi belajar, pemerataan akses pangan bergizi, hingga efisiensi distribusi logistik di daerah terpencil.

Langkah di Napan disebut sebagai pijakan awal. Pemerintah berharap model SPPG Polri ini bisa direplikasi di wilayah 3T lain di Papua Tengah, sehingga tidak ada lagi anak bangsa yang tertinggal dalam hak dasar atas gizi dan kesejahteraan.

Penulis: FNEditor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *