Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Yonif TP 804/DBAY Turun Langsung Bersihkan Pantai Nabire

banner 120x600

Nabire, MPN — Prajurit Yonif TP 804/DBAY turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti pembersihan Pantai Nabire, Rabu (4/2/2026), sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyoroti persoalan sampah di kawasan pesisir.

Kegiatan yang dimulai dengan apel pada pukul 08.00 WIT itu melibatkan sekitar 200 peserta dari unsur TNI AD, TNI AL, Polri, pemerintah daerah, serta komunitas masyarakat. Dalam pengarahan apel ditegaskan bahwa Karya Bhakti ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus respons cepat atas arahan Presiden terkait penanganan sampah pantai.

Untuk efektivitas pelaksanaan, area pembersihan dibagi ke dalam tiga sektor, yakni sektor depan pantai hingga badan jalan, sektor pantai bagian kiri, dan sektor pantai bagian kanan. Seluruh unsur yang terlibat tampak bahu-membahu membersihkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik kemasan, botol minuman, kain-kain bekas, daun dan ranting, hingga botol kaca.

Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian ditangani sesuai prosedur. Dalam waktu kurang dari dua jam, kawasan Pantai Nabire terlihat bersih dan kembali nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun berwisata.

Komandan Yonif TP 804/DBAY, Letkol Inf Okto Hutabri Tanimba, S.H., M.H.I., menegaskan komitmen satuannya dalam mendukung program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, serta satuan kewilayahan, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan, pembangunan, ketahanan pangan, dan keamanan.

“Yonif TP 804/DBAY siap bersinergi dan berkontribusi aktif dalam setiap program yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya kepada rekan media.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya di wilayah pesisir, tetapi juga di sepanjang bantaran sungai.

Menurutnya, sebagian besar sampah yang mencemari pantai berasal dari aliran sungai dan terbawa arus saat air pasang.

Pantai Nabire sendiri merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat, baik sebagai lokasi berjualan maupun kawasan rekreasi, sehingga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

Penulis: FNEditor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *