Di Balik Program MBG di Nabire: “Mama-Mama Papua” Jadi Kunci Distribusi, Ikat Ompreng Biar Hitungan Tak Berantakan

banner 120x600

Nabire, MPN — Di balik kelancaran distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), ada pekerjaan sederhana namun sangat menentukan: mengikat ompreng.

Hal ini ditegaskan Ketua Yayasan ABJ selaku mitra dapur SPPG Kalisusu 002, Yeni, kepada awak media melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, sebelum makanan MBG didistribusikan ke sekolah-sekolah, ompreng yang telah diisi makanan terlebih dahulu diikat agar memudahkan proses penghitungan saat penyaluran.

“Jadi bukan hanya rapi, tapi juga supaya hitungannya cepat. Lima ompreng satu ikat, sepuluh ikat sudah lima puluh. Hitungannya jadi tidak bikin kepala berasap,” ujar Yeni.

Ia menjelaskan, di dapur SPPG Kalisusu 002, setiap lima ompreng selalu diikat menjadi satu. Cara sederhana ini terbukti sangat membantu tim dapur saat memastikan jumlah makanan yang akan dikirim ke sekolah-sekolah sesuai dengan kebutuhan.

Yang menarik, pekerjaan tersebut justru banyak dilakukan oleh mama-mama Papua yang kini semakin cekatan dan terampil. Dengan tangan yang lincah, mereka dengan cepat menarik tali, membuat simpul, hingga ompreng siap untuk didistribusikan.

“Tidak harus menunggu tenaga laki-laki. Mama-mama juga sigap, kuat, dan cekatan,” katanya.

Suasana kerja pun sering diwarnai canda. Kadang sambil mengikat ompreng, mereka saling berseloroh.

“Kalau ikat ompreng saja sudah lincah begini, apalagi kalau ikat tali sepatu anak ke sekolah,” ujarnya sambil tertawa.

Yeni menegaskan, bagi tim dapur SPPG Kalisusu 002, yang terpenting adalah memastikan setiap ikatan kuat, jumlahnya tepat, dan makanan bisa sampai dengan aman ke tangan anak-anak di sekolah.

“Karena di dapur ini kami percaya, pekerjaan kecil yang dilakukan dengan teliti bisa membawa senyum besar untuk anak-anak di sekolah,” tutupnya.

Penulis: FN Editor: Jiro Nussy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *